• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
123 dilihat       07 Januari 2026

Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Pangan Lagi

Presiden Prabowo Subianto kembali mengumumkan bahwa Indonesia kini sudah mencapai swasembada pangan. Dengan begitu, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada negara lain untuk impor pangan.
"Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya, diundang hari ini pada acara panen raya dan pengumuman resmi bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan," kata Prabowo di Cilebar, Kawarang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Ketum Gerindra ini menyebut Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Namun, setelah resmi memimpin pemerintahan, ia justru semakin menyadari besarnya potensi kekayaan nasional yang belum dikelola dengan baik. Prabowo mengaku prihatin dan sedih karena banyak kekayaan bangsa yang bocor dan tidak memberi manfaat maksimal bagi rakyat.

"Saudara sekalian, kita mengerti dan paham bahwa bangsa kita negara yang kaya. Setelah saya dipilih dan diangkat menjadi presiden, setelah mengambil alih pemerintahan, saya paham, lebih paham, lebih mengerti atas kekayaan-kekayaan kita. Tapi saya harus katakan, saya prihatin dan sedih banyak kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola, sehingga banyak kekayaan kita yang bocor," ujarnya.

Prabowo mengakui bahwa kegelisahan itu sudah dirasakannya sejak lama, bahkan sebelum menjadi presiden, saat masih berjuang sebagai Ketua Umum HKTI, ia sudah melihat berbagai kejanggalan.Baginya, tidak masuk akal negara yang begitu kaya selama puluhan tahun masih menyisakan banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan.

"Dari dulu saya mengerti hal ini tapi saya tidak mengerti seberapa banyak kebocoran, dari tahun ke tahun sebelum saya menjadi presiden, saya berjuang sebagai Ketua Umum HKTI, berjuang sebagai ketua umum sebuah partai, kenapa? Karena saya melihat ada kejanggalan di bangsa kita. Saya melihat sudah berapa puluh tahun negara yang begini kaya, rakyatnya masih banyak yang miskin," ujarnya.

Prabowo menegaskan nuraninya tidak bisa menerima kenyataan bahwa sebuah bangsa yang telah berjuang ratusan tahun untuk merdeka justru belum bisa membuat kekayaannya dinikmati oleh sebagian besar rakyatnya. Di tengah kekayaan nasional, ketergantungan impor pangan itu adalah sesuatu yang tidak masuk akal dan harus segera diakhiri.

"Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya, bagaimana negara yang begini makmur yang berjuang ratusan tahun untuk mereka, tetapi kekayaannya kurang dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia," ujarnya.

"Terutama yang tidak masuk di akal saya, bagaimana bisa negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, kaya dan tanah yang subur tetapi kita bergantung pada bangsa lain untuk pangan kita, kita impor pangan, tidak masuk di akal saya," lanjutnya.

 

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Presiden Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi dan Membanggakan
    13 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton
    12 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas BRMP Padi
    09 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Swasembada Pangan Jadi Kinerja Terbaik Kabinet Merah Putih
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi

tags

Panen Raya Presiden Prabowo Subianto Swasembada Beras karawang

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved